Tuesday, October 9, 2012

JUALAN YUK…

taken from milanovita

Mental jualan ternyata diperlukan dalam segala hal…

Pedagang itu tahan banting, easy going, semangat, gak cepat emosi, cepat ambil keputusan, tidak cepat putus asa, banyak kawan, banyak senyum, dekat dengan Gusti Alloh (seharusnya), menerima apa adanya, selalu bersyukur, selalu be- inovasi, mempunyai ide kreatif, dalam situasi kepepet dia berpikir keras bagaimana bias bertahan, dan dalam kondisi profit yang menggunung akan berpikir bagaimana mengembangkan usahanya dan masih banyak lagi lainnya.

Friday, April 27, 2012

THE BATTLE HAS BEGIN...


Pertengahan April 2012...

Kisaran? April ini, aku terima keputusan dipindah ke Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Bagi yang belum tahu Kota Kisaran silahkan gugling aja. Hal itu juga saya lakukan kok hehe...


(taken from wikimapia)

Sedih? Jawabannya Iya. Sedih karena jauh, sementara, dengan keluarga. Sementara karena rencana besarku membawa keluarga kesana.

Thursday, March 15, 2012

Man Jadda WaJada

Kalimat ajaib berbahasa Arab ini bermakna ringkas tapi tegas: ”Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil”.
Hampir sepanjang film diputar, kalimat itu terus menerus terdengar. Ya, minggu lalu saya beruntung bisa menonton film bersama dengan ratusan anak-anak. Ratusan anak yang tak berayah. Bahkan juga tak beribu lagi. “Negeri 5 Menara” begitu judul filmnya.

Film ini bercerita tentang perjalanan Alif. Seorang remaja yang baru saja merayakan kelulusan SMP. Dia bercita-cita atau setidaknya berangan-angan untuk melanjutkan SMA di Kota Bandung. Lalu setelah itu masuk ke ITB. Namun angan-angan itu buyar. Ketika ayahnya bermaksud lain.

Wednesday, March 14, 2012

Ay! Ay! Sayim duyu....

Ay! Ay! Sayim duyu.... 

Tangan kecil terburu-buru menyentak ke lantai. Mencoba untuk berdiri. Dua kali tubuhnya menghunjam lantai. Dia tidak menyerah. Bocah itu mencoba lagi. Kali ini berhasil menegakkan punggung dengan sedikit terhuyung. 

Tuesday, January 3, 2012

Anti Kemapanan



Pernah nonton film “Punk in Love”? Film produksi tahun 2009 yang dibintangi oleh Vino.G Bastian (Arok), Yogi Finanda (Mojo), Andika Pratama (Yoji ), Aulia Sarah (Almira) ini bercerita tentang 4 orang anak “Punk” sewaktu perjalanan ke Jakarta dari Malang, dengan modal “cekak” untuk mengantar sang teman “mengejar cinta”nya. Film bergenre komedi romantis (menurut saya tentunya) yang diselingi umpatan khas “Suroboyoan” seperti “Dancuk”, “Rai-mu”, “Bedhes” dan lainnya, bagi saya sangat menarik untuk ditonton berulang kali. Disamping karena emang lucu, tapi ada pesan tersembunyi yang ingin disampaikan yaitu Anti Kemapanan.

Anti kemapanan? Ya betul, anak Punk diceritakan dalam film itu sebagai kelompok anti kemapanan. Kalau kamu berpikir anti kemapanan itu sama dengan semaunya sendiri, urakan, nyleneh, aneh dan sebagainya, sama sekali tidak salah, namun masih kurang tepat. 


Monday, January 2, 2012

Hari ini...

Hari ini 2 Januari 2012 aku akan aktif lagi di blog ini dengan Bismillahirohmaanirrohiim...