Wednesday, December 31, 2008

Ke Kebun Raya Bogor Naik KRL

Kemarin, Senin 29 Desember 2008, kami ke Kebun Raya Bogor. Kami bertiga memang belum pernah ke sana, namun pernah ke rumah teman di Ciampea, Bogor pake mobil. Kali ini agak istimewa karena kami naik Kereta Api Listrik (KRL).

Jam menunjukkan pukul 7.30 pagi, KRL Ekonomi AC baru datang di Stasiun Cakung, terlambat sekitar 12 menit. Penumpangnya sedikit, AC dingin, nyaman deh pokoknya. Kereta lewat jalur Jatinegara kea rah Senen menuju Jakarta Kota, berhenti di setiap Stasiun, maklum kelas ekonomi. Tapi jangan dibayangkan lambat loh, KRL ini cepat juga loh, di setiap stasiun berhenti hanya 10 sampai 30 detik, untuk 30 detik itu hanya di stasiun besar seperti Jatinegara dan Senen saja. Cuma waktu mau masuk Kota, keretanya nunggu agak lama mungkin 15 menit deh, padahal kami rencananya mau naik Ekspress Bogor yang berangkat 8:11, karena jadwal Ekonomi AC yang kami naikin sekarang ini nyampe seharusnya jam 7:57. Akhirnya sesuai dugaan kami nyampe Kota terlambat sekali, akumulasi dai terlambat berangkat dari Cakung plus nunggu sinyal masuk di Kota, kami sampe di Kota 8:30, ketinggalan dah sama si ekspress.
Kereta berikutnya jam 10:30 so dari pada bengong nunggu ya udah kami jalan-jalan diseputar Stasiun Kota. Stasiun ini emang udah tua banget, kelihatan dari arsitekturnya. Tidak seperti stasiun pada umumnya yang peronya sejajar dengan jalur rel,tasiun ini peronnya ada dua arah sejajar dengan rel dan didepan rel. Didepan rel? la iya, wong relnya mentok begitu saja didepan stasiun, gampangnya begini, kalau kereta masuk stasiun kita anggap maju, maka kalau keluar dari stasiun kereta itu mundur gitu, kalau masih ndak mudeng, ya ndak papa deh hehe.
Ekspress (yang belakangan aku tahu namanya Pakuan) berangkat molor lagi meskipun cuma 5 menit. Berhenti di Juanda, Gambir, Gondangdia dan UI. Sampai di Stasiun Bogor 1 jam kemudian. Stasiun Bogor kelihatan bangunan lama juga, tidak terlalu besar, kesan pertama agak ruwet, nyari pintu keluar saja sampe 5 menit (sengaja gak nanya orang sih…). Didepan stasiun banyak sekali pedagang plus angkot warna ijo jurusan …. macem-macem deh. Bogor emang kota angkot.
Sesuai rencana kami mau jalan kaki aja ke Kebun Raya Bogor, karena kalau dilihat dip eta dan nanya temen, kelihatannya gak begitu jauh. Kenyataan emang gak jauh, malah dapet bonus lihat Rusa Totol sedang enjoy marenjoy dibalik pagar istana. Pintu masuk terdapat di sebelah kantor pos. Terlihat mobil-mobil diparkir secara parallel sepanjang jalan.
Singkatnya kami menuju ke Museum Zoologi, gak lama sih, karena mas Ray-nya takut, trus minta keluar ruangan melulu. Akhirnya kami keluar dan sholat Dzuhur di Mushola deket museum, Setelah sholat aku ma Mas Ray main bola di rumput-an , Mas Ray maen-nya kelihatan seneng banget, sampe ketawa-tawa gitu deh. Sayangnya karena udah siang, kami harus balik ke Sta Bogor ngejar kereta sore. Belakangan aku baru tahu kalau masih banyak yang belum dilihat di KRB itu, ya sudah ntar balik lagi deh.
Kami jalan kaki lagi menuju Sta Bogor. Sampe di situ ternyata antrean Ekonomi AC udah panjang kira-kira ada 10 orang lah, aku ikut saja, eh…begitu mau masuk ke stasiun terlihatada loket Pakuan sedang melayani. Ya sudah tiket Ekonomi AC aku kembalikan, lalu beli tiket Pakuan jurusan Sta Kota.
Pakuan ini jalannya kenceng banget, jauh lebih kencang dari Pakuan yang pagi tadi. Hampir tidak ada delay dijalan. Berhentinya hanya di Gondangdia, Gambir dan Juanda saja. Sampai di Kota aku nyari Ekonomi AC jurusan Bekasi. Kami turun di Stasiun Cakung, trus naik ojek lagi deh ke rumah. Pukul 5:50 sampe di rumah, Alhamdulillah…
Capek banget, tapi senang, kelihatannya Mas Ray juga senang tuh, Ibunya eemm… senang juga donk ya…hehehe

Tarif Ekonomi AC Cakung-Kota/Kota-Cakung Rp5.000,-
Tarif Pakuan/Bogor Ekspress Kota-Bogor/Bogor-Kota Rp11.000,-
Tarif masuk KRB Rp10.000,-
Tarif Ojek Rp5.000,-

No comments: